PESTA ALAM

PESTA ALAM




Dedaunan diam, masih tidur. Para rerumputan siap menghempaskan embun. Awan berdiskusi dengan angin.
Ada kabar si mangir.
Keluarga tanah menunggu matahari. Mengeringkan baju anak-anak mereka. Lainlagi dengan keluarga jagung. Berdoa agar perutnya tumbuh, rambutnya jatuh. Pertanda matang usia.
Di depan rumah ada burung sedang malu-malu bercumbu. Aku melihat warna jingga jatuh kedalam botol.
Terima kasih Tuhan. Memberi pesta istimewa. Kelak akan kuceritakan kepada anak-anakku jikalau engkau Tuhan dikalbu



Untuk yang ingin mengirimkan puisinya silahkan kirim melalui WA Pengembang

Baca Juga

Previous Post
Next Post

post written by:

0 Comments: